Gempur Kalbar Salurkan Masker dan Oksigen Portabel untuk Korban Karhutla
MONITORKAYONG - Gerakan Pemulihan Rimba dan Budaya (Gempur) Kalbar menyalurkan bantuan darurat bagi warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian serta semangat gotong royong dalam menangani bencana tersebut.
"Ada masker dan oksigen portabel yang telah kami salurkan kepada relawan atau warga terdampak karhutla di Desa Teluk Bekung, Kabupaten Kubu Raya," kata Koordinator Gempur, Beny Than Heri di Pontianak, Minggu.
Beny menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini terlaksana berkat kerja sama dengan TFCA Kalimantan dan PMI Provinsi Kalimantan Barat.
Tak hanya membagikan bantuan kemanusiaan, Gempur Kalbar juga tengah menyiapkan langkah strategis jangka panjang. Upaya tersebut mencakup penguatan jaringan kerja sama hingga pengoptimalan pengelolaan data dan informasi demi mitigasi serta penanganan karhutla yang berkelanjutan.
"Kami telah menggelar diskusi untuk memperkuat koordinasi dan arah ke depan. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong royong dan empati lingkungan guna menjaga gambut serta rimba Kalimantan demi masa depan yang lebih baik," jelas dia.
Pada diskusi itu, Herman selaku aktivis Yayasan KEHATI menekankan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati. Menurutnya, hal ini menjadi fondasi bagi keseimbangan ekosistem, penyedia sumber pangan dan obat alami, sekaligus pelindung budaya lokal.
"Perlu tindakan mitigasi jangka panjang. Salah satu aksi nyata yang didorong adalah komitmen penanaman pohon penyerap emisi karbon dan pemulihan vegetasi lokal seperti tengkawang dan tanaman buah," kata dia.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Srikandi Relawan Kalbar, Rita Hastarita, turut membagikan pengalamannya dalam aksi kerelawanan penanganan karhutla. Ia memberi apresiasi tinggi atas dedikasi para relawan dan petugas pemadam kebakaran yang kerap bekerja hingga dini hari.
Rita menekankan perlunya penguatan logistik, pasokan konsumsi, layanan kesehatan beserta tim medis, hingga kesiapan armada ambulans untuk menjaga keselamatan para petugas di lapangan.
"Gerakan kerelawanan ini menghimpun berbagai dukungan dari masyarakat, sektor swasta, komunitas, hingga pelaku usaha untuk menyalurkan bantuan makanan, masker, vitamin, serta perlengkapan pendukung lainnya," jelas dia.
Sebagai informasi tambahan, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah mengucurkan bantuan sebesar Rp40 miliar dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT) khusus untuk penanganan karhutla.
