Selasa, 03 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Jelang Kebangkitan 2027, LPPL Radio Kayong Utara Ajak Warga Kerja Bakti Bersih-Bersih

✍️ M Fadli 🕒 30 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
LPPL Radio Kayong Utara Ajak Warga Kerja Bakti Bersih-Bersih
LPPL Radio Kayong Utara Ajak Warga Kerja Bakti Bersih-Bersih Foto: mediacenter.kayongutarakab.go.id

Menyongsong babak baru penyiaran publik yang dijadwalkan mulai mengudara kembali pada tahun 2027, Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Kayong Utara mengambil langkah proaktif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian alam serta upaya mempererat hubungan emosional dengan pendengar setianya, manajemen bersama jajaran kru dan puluhan relawan dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi gotong royong membersihkan kawasan fasilitas umum serta area sekitar stasiun radio. Kegiatan massal ini tidak hanya menjadi momentum pembenahan fisik gedung dan infrastruktur penunjang siaran, tetapi juga simbol kebangkitan semangat gotong royong di Kabupaten Kayong Utara.

Persiapan matang menuju tahun 2027 ini menuntut keterlibatan seluruh pihak, mengingat peran strategis radio lokal sebagai corong informasi dan sarana edukasi masyarakat kian krusial di era digital. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta tampak antusias menyisir setiap sudut jalan, membersihkan saluran air, serta memungut sampah plastik yang berserakan di sekitar kawasan publik Sukadana. Keterlibatan unsur pemuda, komunitas pemerhati lingkungan, serta tokoh masyarakat setempat membuktikan bahwa semangat kebersamaan masih tertanam kuat di tengah warga. Pihak penyelenggara berharap kegiatan pembersihan lingkungan ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan ekosistem sekaligus membangun citra positif menyambut kembalinya gelombang udara Radio Kayong Utara.

Di sela-sela kegiatan aksi bersih-bersih tersebut, Koordinator Lapangan Aksi, Ahmad Fauzi, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya sinergi antara media dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan hidup. Beliau menegaskan bahwa persiapan teknis dan administratif menuju tahun 2027 harus sejalan dengan perbaikan kualitas lingkungan sosial di sekitar lembaga penyiaran.

"Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan seremonial biasa, melainkan wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan energi positif menyambut pengaktifan kembali LPPL Radio Kayong Utara pada tahun 2027 mendatang," ujar Ahmad Fauzi saat ditemui di lokasi kegiatan.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh pandangan salah satu tokoh masyarakat setempat, Haji M. Saleh, yang mengapresiasi langkah inisiatif yang digagas oleh manajemen radio kebanggaan masyarakat Kayong Utara tersebut. Menurutnya, kehadiran kembali radio publik harus diiringi dengan kesiapan mental serta lingkungan yang bersih dan nyaman bagi seluruh warga yang nantinya akan berpartisipasi dalam berbagai program interaktif.

"Kami sangat mendukung penuh langkah manajemen dan seluruh kru. Semoga dengan lingkungan yang asri dan bersih ini, semangat baru radio kita dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Kayong Utara," tutur Haji M. Saleh dengan penuh antusias.

Antusiasme warga terlihat jelas dari tingginya tingkat partisipasi sejak pagi hari sebelum kegiatan dimulai. Berbagai kalangan usia, mulai dari pemuda hingga orang tua, bahu-membahu merapikan fasilitas umum dan memangkas rumput liar yang menutupi akses jalan menuju area pemancar. Langkah kolaboratif ini mencerminkan tingginya rasa memiliki masyarakat terhadap aset informasi daerah yang sempat vakum beberapa waktu lalu.

Menjelang beroperasinya kembali stasiun radio ini pada tahun 2027, pihak manajemen merencanakan sejumlah agenda lanjutan yang berfokus pada penguatan kapasitas program siaran dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain aspek teknis penyiaran seperti pembaruan perangkat pemancar dan digitalisasi studio, pendekatan berbasis komunitas (community-based broadcasting) akan menjadi pilar utama dalam menyusun rubrik siaran harian. Program-program yang mengangkat isu-isu lokal, pelestarian budaya daerah, serta edukasi lingkungan hidup diproyeksikan mendominasi frekuensi udara guna menjawab kebutuhan informasi warga secara akurat dan tepercaya.

Melalui rangkaian aksi sosial seperti pembersihan lingkungan ini, LPPL Radio Kayong Utara optimis dapat membangun fondasi yang kokoh sebelum resmi mengudara kembali. Sinergi yang terbangun antara pengelola media dan masyarakat akar rumput diharapkan mampu menciptakan ekosistem komunikasi dua arah yang sehat, edukatif, dan inspiratif. Dengan semangat kebersamaan yang terus dipupuk sejak dini, tahun 2027 dipastikan menjadi tonggak sejarah penting bagi kebangkitan media penyiaran publik lokal di bumi Kayong Utara.

MF
M FadliEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update