Selasa, 03 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Teknologi
Teknologi

TelkomGroup Luncurkan Empat Teknologi Digital untuk Perkuat Kemandirian Nasional

✍️ Yuliana 🕒 28 Oct 2026 👁️ 6x dibaca
TelkomGroup Luncurkan 4 Teknologi Digital Berdaulat.
TelkomGroup Luncurkan 4 Teknologi Digital Berdaulat. Foto: istimewa

monitorkayong.com – TelkomGroup memperkenalkan empat kapabilitas teknologi digital untuk memperkuat kemandirian teknologi Indonesia, mulai dari infrastruktur pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI), platform model AI, Internet of Things (IoT), hingga marketplace bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Empat kapabilitas tersebut diluncurkan dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026). Inisiatif ini diarahkan untuk membangun ekosistem digital nasional yang terintegrasi sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi di berbagai sektor.

Produk yang diperkenalkan meliputi AI Ready Data Center, AI ModelHub, National IoT Platform, dan PaDiSera. Pengembangannya mencakup penguatan infrastruktur komputasi, akses terhadap teknologi AI, konektivitas perangkat pintar, serta perluasan pasar bagi pelaku usaha.

Chief Technology Officer Danantara, Sigit Puji Santosa, menyambut peluncuran tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan teknologi nasional.

“Selamat atas peluncuran Sovereign Digital Technology TelkomGroup. Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan, sehingga mampu melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” ujar Sigit.

Empat Kapabilitas untuk Ekosistem Digital

Kapabilitas pertama adalah AI Ready Data Center yang dikembangkan NeutraDC, perusahaan dalam ekosistem TelkomGroup. Infrastruktur ini dirancang untuk menyediakan fondasi komputasi bagi pengembangan dan pengoperasian model AI di Indonesia maupun Asia Tenggara. Pengembangannya memiliki aspirasi ekspansi kapasitas hingga 1 gigawatt.

Kedua, AI ModelHub, platform yang menyediakan akses terpadu terhadap berbagai model AI. Kehadiran layanan ini ditujukan untuk mendukung pemanfaatan kecerdasan buatan secara lebih aman, dengan tetap memperhatikan kendali atas data strategis nasional.

Ketiga, National IoT Platform yang dikembangkan Telkomsel. Platform ini mengintegrasikan konektivitas perangkat Internet of Things dengan analitik berbasis AI untuk membantu meningkatkan efisiensi operasional di berbagai sektor.

Penerapannya dapat mendukung pemantauan kondisi, sistem keamanan, hingga peningkatan produktivitas industri. Telkomsel mencatat sekitar tiga juta perangkat IoT telah diterapkan di Indonesia, yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional berbasis data.

Keempat, PaDiSera, marketplace nasional besutan Danantara yang didukung fondasi teknologi PaDi UMKM. Platform ini diarahkan untuk memperluas akses pasar bagi UMKM, termasuk menjangkau konsumen ritel.

Sebagai bagian dari pengembangan ekosistem perdagangan digital, PaDi UMKM telah memfasilitasi lebih dari 190.000 UMKM untuk memasok kebutuhan badan usaha milik negara (BUMN) sejak diluncurkan pada 2020.

Pengalaman Telkom dalam mengembangkan platform perdagangan digital menjadi salah satu modal untuk mendukung operasional PaDiSera. Pengembangan tersebut diharapkan membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran dan mengembangkan usaha melalui kanal digital.

Dorong Penguasaan Teknologi Strategis

Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno, menyampaikan bahwa penguatan empat kapabilitas tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digital nasional yang mandiri dan berdaya saing.

Menurutnya, kemandirian digital perlu didukung penguasaan teknologi dari sisi infrastruktur dan komputasi hingga pengembangan AI serta penerapan solusi digital di berbagai sektor strategis.

“Kemandirian digital perlu dibangun melalui penguasaan fondasi teknologi secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur dan komputasi, pengembangan AI, hingga penerapan solusi digital yang menjawab kebutuhan sektor strategis. Penguasaan teknologi juga perlu diiringi kemampuan membangun ekosistem yang terintegrasi agar teknologi tidak hanya menjadi enabler transformasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing nasional,” ujar Nanang.

Ia menambahkan, kolaborasi menjadi faktor penting agar manfaat transformasi digital dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk UMKM yang membutuhkan akses teknologi dan peluang pasar.

“TelkomGroup dan Danantara ingin memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui perluasan akses teknologi dan peluang pasar bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang di era ekonomi digital,” tutup Nanang.

Peluncuran empat kapabilitas tersebut menjadi bagian dari rangkaian DTIIF 2026 yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026 dengan tema Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth.

Forum tersebut mempertemukan pemerintah, BUMN, investor, pelaku industri, dan inovator untuk mendorong kolaborasi dalam pengembangan teknologi, inovasi, serta investasi strategis.

Melalui penguatan pusat data, platform AI, IoT, dan perdagangan digital, TelkomGroup berupaya mendukung pembangunan ekosistem teknologi nasional yang terintegrasi. Implementasinya diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia sekaligus menciptakan nilai tambah bagi perekonomian digital.

Y
YulianaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update