Sabtu, 24 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

BMKG Prakirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Kalbar, Ketapang Waspada Karhutla

✍️ Yuliana 🕒 20 Oct 2026 👁️ 2x dibaca
Forecaster BMKG Supadio Pontianak, Supriyadi dalam siaran Warta Berita Pagi edisi Selasa, 20 Oktober 2026.
Forecaster BMKG Supadio Pontianak, Supriyadi dalam siaran Warta Berita Pagi edisi Selasa, 20 Oktober 2026. Foto: istimewa

monitorkayong.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak memprakirakan sejumlah wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Di tengah potensi hujan tersebut, masyarakat juga diminta mewaspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di Kabupaten Ketapang. BMKG mencatat indeks potensi karhutla di wilayah tersebut masih berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.

Forecaster BMKG Supadio Pontianak, Supriyadi, mengatakan cuaca pada pagi hingga siang hari secara umum diprakirakan berawan. Sementara itu, hujan berpotensi turun pada siang hingga sore hari dengan intensitas yang berbeda di sejumlah kabupaten dan kota.

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat meliputi Kabupaten Kubu Raya, Sanggau, Sekadau, Sintang, dan Kapuas Hulu.

Adapun hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Kabupaten Sambas, Bengkayang, Mempawah, Landak, serta Kota Pontianak.

Sementara itu, hujan ringan berpotensi mengguyur Kota Singkawang, Kabupaten Kayong Utara, Ketapang, dan Melawi.

Pada malam hingga dini hari, hujan sedang masih berpotensi terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu. Hujan ringan diprakirakan melanda Sintang, Melawi, Kayong Utara, Mempawah, Sanggau, Kubu Raya, serta Kota Singkawang dan Pontianak.

Selain kondisi hujan, BMKG memperkirakan angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10–35 kilometer per jam. Suhu udara berkisar 23–35 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada rentang 56–98 persen.

652 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar

Di sisi lain, pemantauan BMKG menunjukkan akumulasi titik panas di Kalimantan Barat mencapai 652 titik dalam periode 24 jam.

Supriyadi mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, mengingat sejumlah wilayah masih memiliki tingkat kerawanan kebakaran yang tinggi, khususnya Kabupaten Ketapang.

Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan di lingkungan sekitar.

Untuk memperoleh informasi cuaca dan peringatan dini terbaru, masyarakat dapat mengakses aplikasi Info BMKG, situs resmi BMKG Kalimantan Barat, atau akun Instagram terverifikasi @BMKG_Kalbar.

Informasi tersebut dapat menjadi acuan bagi masyarakat dalam merencanakan aktivitas harian sekaligus mengantisipasi perubahan cuaca dan risiko karhutla di wilayah Kalimantan Barat.

Y
YulianaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update