Sabtu, 24 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Data TKA PT KAN Disebut Tak Sinkron, Imigrasi dan Perusahaan Perlu Beri Penjelasan

✍️ Rudi Hartono 🕒 25 Sep 2026 👁️ 9x dibaca
Ilustrasi
Ilustrasi Foto: AI

Pengawasan tenaga kerja asing di proyek PT Kalimantan Alumina Nusantara (PT KAN) menjadi sorotan setelah muncul perbedaan data mengenai jumlah pekerja asal China.

MonitorKayong.com – Pengawasan tenaga kerja asing di proyek PT Kalimantan Alumina Nusantara (PT KAN) menjadi sorotan setelah muncul perbedaan data mengenai jumlah pekerja asal China.

Informasi yang diperoleh dari lapangan menyebut jumlah TKA China yang berada di area proyek mendekati 100 orang.

Angka tersebut berbeda dengan data Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau yang disebut mencatat 25 izin tinggal terbatas aktif untuk pekerja asing perusahaan.

Perbedaan tersebut tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran. Namun, kondisi itu membutuhkan penjelasan mengenai dasar pendataan dan kategori pekerja yang dihitung.

Data jumlah orang di lapangan dapat berbeda dengan data izin tinggal karena aspek administrasi, tetapi perbedaan yang signifikan tetap penting untuk diverifikasi.

Sorotan terhadap PT KAN tidak berhenti pada persoalan tenaga kerja asing.

Sebelumnya juga muncul informasi mengenai aktivitas penggalian tanah di bagian utara dan selatan luar kawasan industri yang diduga berkaitan dengan kebutuhan material timbunan.

Legalitas sumber material tersebut menjadi persoalan lain yang perlu diperiksa.

PT KAN merupakan perusahaan yang mengembangkan fasilitas pemurnian bauksit menjadi alumina di Sanggau. Proyek tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan hilirisasi sumber daya alam.

Dengan demikian, pemeriksaan dapat dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek ketenagakerjaan asing, keimigrasian hingga sumber material pembangunan.

Masyarakat meminta instansi berwenang tidak hanya mengandalkan satu sumber data, tetapi melakukan pencocokan antara kondisi lapangan dengan dokumen administrasi.

RH
Rudi HartonoPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update