Sabtu, 24 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Olahraga
Olahraga

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

✍️ Yuliana 🕒 06 Oct 2026 👁️ 8x dibaca
Selebrasi para pemain Indonesia usai membobol gawang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (5/10).
Selebrasi para pemain Indonesia usai membobol gawang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (5/10). Foto: istimewa

monitorkayong.com – Timnas Indonesia berhasil mencatat sejarah dengan menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10) malam.

Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Gelar tersebut menjadi trofi pertama Indonesia dalam ajang FIFA ASEAN Cup.

Pertandingan berlangsung dramatis. Indonesia sempat membuka keunggulan melalui Dean James. Namun, Thailand mampu membalas dan bahkan berbalik unggul pada babak tambahan waktu.

Saat kekalahan mulai membayangi, Elkan Baggott menjadi penyelamat Garuda. Ia mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116 setelah memanfaatkan umpan Rizky Ridho.

Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan berakhir sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Audero Jadi Penentu

Empat pemain Indonesia yang ditunjuk sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott dan Shayne Pattinama sukses mencetak gol.

Sementara itu, Thailand gagal memaksimalkan dua kesempatan. Tendangan Sarach Yooyen membentur tiang gawang, sedangkan sepakan Sayriya Nattapong berhasil ditepis penjaga gawang Indonesia, Emil Audero.

Penyelamatan Audero sekaligus memastikan Indonesia menang 4-2 dan berhak mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia Bangkit di Babak Tambahan

Pertandingan sempat berjalan tanpa gol hingga babak pertama selesai. Pelatih John Herdman kemudian memasukkan Dean James untuk meningkatkan tekanan di lini serang.

Peluang Indonesia semakin besar setelah Thailand harus bermain dengan 10 pemain. Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua sekitar menit ke-80 dan harus meninggalkan lapangan.

Indonesia kemudian unggul melalui tendangan bebas Dean James. Namun, Thailand hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron pada menit ke-87.

Memasuki babak tambahan, Indonesia yang unggul jumlah pemain terus menekan. Namun, Thailand justru mampu kembali mencetak gol melalui Chamsare Peeradol pada menit ke-111.

Tertinggal 1-2, Indonesia tidak menyerah. Lima menit berselang, Baggott menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Indonesia bahkan memiliki kesempatan memenangkan pertandingan sebelum adu penalti. Namun, sundulan Baggott pada penghujung laga masih berhasil diamankan penjaga gawang Thailand.

Balas Kekalahan di SUGBK

Kemenangan ini sekaligus menjadi penebus bagi Indonesia setelah sebelumnya mengalami dua kekalahan menyakitkan dari Thailand melalui adu penalti di SUGBK.

Pada final SEA Games 1997, Indonesia kalah 2-4 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Lima tahun kemudian, Indonesia kembali menghadapi Thailand di final Piala AFF 2002. Pertandingan berakhir 2-2 sebelum Thailand kembali menang melalui adu penalti dengan skor 4-2.

Kini, 24 tahun setelah final tersebut, Indonesia kembali menjalani drama serupa. Bedanya, kali ini Garuda berhasil keluar sebagai pemenang.

Gelar Perdana di Hadapan Publik Sendiri

Keberhasilan Indonesia menjadi juara diraih di hadapan puluhan ribu pendukung yang memenuhi SUGBK.

PSSI menyebut seluruh 67 ribu tiket yang dialokasikan untuk pertandingan final telah terjual.

Pertandingan juga disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto dan Presiden FIFA Gianni Infantino. Sejumlah pejabat negara dan pimpinan PSSI turut hadir di tribun VVIP.

Indonesia sebelumnya memastikan tiket final setelah menjalani persaingan ketat di Grup A. Garuda mengalahkan Bangladesh 9-2, sementara pertandingan lainnya membuat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tujuh poin.

Indonesia akhirnya lolos ke final karena unggul dalam produktivitas gol.

Thailand sendiri menjadi juara Grup B setelah mengalahkan Pakistan dan Vietnam.

Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober dan diikuti delapan negara yang terbagi ke dalam dua grup.

Setelah melewati seluruh rangkaian pertandingan, Indonesia akhirnya menutup turnamen dengan sejarah baru sebagai juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

Y
YulianaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update