Sabtu, 24 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Kemendag Pastikan Pasokan Bahan Pokok Tetap Aman di Tengah Karhutla

✍️ Yuliana 🕒 16 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Pemerintah masih memantau perkembangan harga serta pasokan untuk mengantisipasi potensi gangguan di tengah kondisi darurat karhutla.
Pemerintah masih memantau perkembangan harga serta pasokan untuk mengantisipasi potensi gangguan di tengah kondisi darurat karhutla. Foto: istimewa

monitorkayong.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah daerah di Indonesia belum berdampak signifikan terhadap ketersediaan dan distribusi bahan pokok. Pemerintah masih memantau perkembangan harga serta pasokan untuk mengantisipasi potensi gangguan di tengah kondisi darurat karhutla.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, hingga Kamis (15/10/2026), Kemendag belum menerima laporan mengenai gangguan pasokan kebutuhan pokok maupun kenaikan harga yang signifikan akibat kebakaran hutan dan lahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi saat menghadiri hari kedua Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Sampai sekarang belum ada. Kita terus komunikasi dengan dinas ya mengenai terutama mengenai kebutuhan pokok. Harganya saya lihat harga-harganya juga relatif stabil,” kata Budi.

Menurutnya, pemerintah terus menjalin komunikasi dengan dinas perdagangan di daerah, pelaku usaha ritel, serta distributor untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Koordinasi ini dilakukan guna mengetahui lebih awal apabila terjadi hambatan distribusi atau perubahan harga di pasar.

“Kita sudah antisipasi, kita sudah komunikasi dengan para ritel nanya pasokannya apakah terganggu, terus juga para distributor. Jadi kita terus komunikasi ya,” ujarnya.

Budi menjelaskan, pemantauan dilakukan secara berkelanjutan, baik di daerah terdampak karhutla maupun wilayah lain di Indonesia. Pemerintah berupaya menjaga kelancaran distribusi agar bencana tidak memicu persoalan baru dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Kemendag Pantau Harga dan Pasokan di Pasar

Untuk mendukung pengawasan tersebut, Kemendag memanfaatkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Sistem ini digunakan untuk memantau perkembangan harga serta kondisi ketersediaan barang kebutuhan pokok di berbagai daerah.

Melalui pemantauan tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi potensi perubahan harga dan gangguan pasokan yang perlu segera ditindaklanjuti.

Selain memeriksa ketersediaan barang dan perkembangan harga, Kemendag juga memperhatikan aktivitas perdagangan di pasar. Hingga Kamis (15/10/2026), Budi menyebut belum menerima laporan dari pedagang mengenai penurunan jumlah pembeli yang dikaitkan dengan karhutla.

Meski demikian, kondisi di lapangan tetap perlu dicermati karena dampak kebakaran tidak selalu sama di setiap wilayah. Asap pekat, gangguan transportasi, maupun hambatan pada jalur pengiriman berpotensi memengaruhi aktivitas perdagangan apabila berlangsung dalam waktu lama.

Distribusi Logistik di Kalimantan Barat Perlu Diperhatikan

Di Kalimantan Barat, penanganan karhutla menjadi perhatian karena kelancaran distribusi barang turut bergantung pada kondisi infrastruktur dan jalur transportasi. Apabila akses pengiriman terganggu, pasokan kebutuhan pokok di wilayah tertentu berpotensi menghadapi hambatan.

Karena itu, pemantauan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok perlu dilakukan secara berkala, terutama di daerah yang akses distribusi logistiknya terbatas.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga perlu memastikan informasi mengenai stok, harga, dan kelancaran pengiriman barang tetap diperbarui. Langkah tersebut penting agar potensi kelangkaan dapat diketahui lebih awal dan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

Pernyataan Kemendag mengenai kondisi pasokan yang masih stabil menjadi gambaran situasi berdasarkan laporan yang diterima pemerintah hingga 15 Oktober 2026. Pemantauan lanjutan tetap diperlukan untuk memastikan kondisi tersebut terjaga seiring perkembangan karhutla di berbagai daerah.

Y
YulianaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update