Sabtu, 07 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Pipa Sungai Buloh Rusak akibat Karhutla, 1.314 KK di Kayong Utara Terdampak

✍️ Yuliana 🕒 07 Nov 2026 👁️ 1x dibaca
Bupati Kayong Utara Romi Wijaya saat berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWSK I) Pontianak untuk membahas tindak lanjut penanganan infrastruktur air bersih, Jumat
Bupati Kayong Utara Romi Wijaya saat berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWSK I) Pontianak untuk membahas tindak lanjut penanganan infrastruktur air bersih, Jumat Foto: istimewa

monitorkayong.com – Sebanyak 1.314 kepala keluarga (KK) di tiga desa di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, terdampak kerusakan jaringan pipa transmisi air bersih Sungai Buloh akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemerintah Kabupaten Kayong Utara kini mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar segera memperbaiki jaringan pipa sepanjang kurang lebih 3.016 meter tersebut.

Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, mengatakan kerusakan infrastruktur itu telah mengganggu distribusi air bersih yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWSK I) Pontianak untuk membahas tindak lanjut penanganan infrastruktur air bersih, Jumat.

Menurut Romi, pemerintah daerah terus mengupayakan percepatan perbaikan karena jaringan transmisi Sungai Buloh memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Namun, proses penanganannya membutuhkan keterlibatan pemerintah pusat lantaran jaringan pipa tersebut merupakan aset pemerintah pusat.

"Kami terus berupaya dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar perbaikan jaringan pipa Sungai Buloh dapat segera direalisasikan karena ini memang aset pemerintah pusat," ujarnya.

Romi menjelaskan, Pemkab Kayong Utara sebelumnya telah mengirimkan surat resmi kepada Menteri Pekerjaan Umum RI untuk mengusulkan perbaikan infrastruktur tersebut.

Permohonan itu tertuang dalam surat Nomor 600.1/1940/DISPUPR/X/2026 tertanggal 28 September 2026.

Ia berharap kerusakan jaringan pipa yang disebabkan bencana karhutla tersebut mendapat perhatian pemerintah pusat sehingga penanganannya tidak berlarut-larut.

Melalui koordinasi dengan BWSK I Pontianak, Pemkab Kayong Utara akan terus mengawal usulan perbaikan hingga dapat direalisasikan.

Perbaikan jaringan transmisi Sungai Buloh diharapkan segera dilakukan agar pelayanan dan distribusi air bersih kepada 1.314 KK di tiga desa yang terdampak dapat kembali normal.

Y
YulianaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update