Polisi Amankan 1.370 Liter Pertalite di Kayong Utara, Distribusi BBM Diawasi
monitorkayong.com – Pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Kayong Utara menjadi perhatian setelah kepolisian mengungkap dugaan penyalahgunaan pengangkutan Pertalite sebanyak 1.370 liter di Kecamatan Simpang Hilir.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, Polres Kayong Utara menangkap seorang pria berinisial A pada 23 Oktober 2026. Penindakan dilakukan setelah petugas menemukan pengangkutan BBM subsidi yang tidak dilengkapi dokumen perizinan sah.
Dari hasil penindakan, polisi mengamankan 1.370 liter Pertalite yang disimpan dalam empat drum dan 31 jeriken plastik.
Kasus ini disampaikan dalam konferensi pers di Mapolres Kayong Utara, Selasa (3/11/2026). Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mengawasi penyaluran BBM subsidi agar tidak disalahgunakan dan tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kapolres Kayong Utara Adi Prabowo menegaskan, penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat menimbulkan keresahan, terutama ketika masyarakat menghadapi persoalan ketersediaan bahan bakar.
"Kami memang mengimbau sekaligus menegaskan kepada seluruh masyarakat dan para pelaku penyalahgunaan BBM untuk berhenti melakukan tindak pidana tersebut. Karena perbuatan itu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," kata Adi Prabowo.
Selain penindakan terhadap pelaku, kepolisian juga mengingatkan pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) agar menjalankan distribusi dan penjualan sesuai ketentuan.
Adi meminta pengelola SPBU di Kayong Utara lebih disiplin dalam mengatur penyaluran BBM, termasuk memastikan ketertiban antrean yang berlangsung di lapangan.
"Kami mengimbau kepada para pelaku usaha SPBU yang berada di Kayong Utara untuk benar-benar disiplin dalam upaya distribusi dan penjualan BBM, termasuk penertiban serta pengaturan antrean yang saat ini berlangsung," ujarnya.
Sementara itu, penyidik masih mendalami perkara yang menjerat tersangka A. Pemeriksaan difokuskan pada dokumen pengangkutan untuk menelusuri asal pasokan Pertalite serta dugaan jalur penjualan BBM tersebut.
Pengawasan terhadap sejumlah titik distribusi juga akan diperketat guna mencegah terulangnya penyimpangan serupa.
Tersangka saat ini ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penindakan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi sehingga distribusinya lebih tertib dan kebutuhan energi masyarakat Kayong Utara tetap terjaga.
