Sabtu, 24 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Teknologi
Teknologi

Politap Terapkan IoT untuk Dukung Pertanian Modern di Ketapang

✍️ Yuliana 🕒 03 Oct 2026 👁️ 8x dibaca
m Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Ketapang melaksanakan program Pendampingan Adopsi Smart Farming Berbasis IoT di Yonatan Farm.
m Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Ketapang melaksanakan program Pendampingan Adopsi Smart Farming Berbasis IoT di Yonatan Farm. Foto: istimewa

monitorkayong.com - Politeknik Negeri Ketapang (Politap) menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) pada budidaya melon di Yonata Farm, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Penerapan teknologi tersebut dilakukan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan tim Politap bersama Yonata Farm pada Rabu (30/9/2026).

Teknologi IoT digunakan untuk membantu memantau pH air dan kandungan nutrisi pada larutan yang digunakan dalam budidaya melon di greenhouse.

Ketua tim PKM, Darmanto, mengatakan teknologi tersebut membantu petani memperoleh informasi mengenai kondisi air dan nutrisi secara lebih cepat serta terukur.

"Teknologi yang kami terapkan dirancang untuk membantu petani memperoleh informasi mengenai kondisi pH air dan nutrisi secara lebih cepat dan terukur. Dengan adanya data tersebut, pengelolaan nutrisi tanaman dapat dilakukan berdasarkan kondisi aktual di lapangan," jelas Darmanto.

Sistem yang diterapkan mengintegrasikan sensor dengan perangkat pemantauan untuk mendapatkan data kondisi larutan nutrisi. Dengan sistem tersebut, proses pemantauan diharapkan menjadi lebih praktis dibandingkan pengukuran secara manual.

Darmanto mengatakan penerapan smart farming juga menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi agar teknologi hasil pengembangan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Teknologi yang dikembangkan tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi diimplementasikan pada lingkungan budidaya yang sebenarnya," katanya.

Pemilik Yonata Farm, Walyono, menyambut baik penerapan teknologi tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Ketapang.

Ke depan, sistem IoT tersebut masih dapat dikembangkan, termasuk dari sisi akurasi pengukuran, pemantauan data, dan integrasinya dengan sistem pengelolaan budidaya. 

Y
YulianaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update